Mengenal Cerita Kudapan Bakpia Pathok 25, Kue Tradisional Khas Yogyakarta Yang Melegenda Sejak 1948
Jakarta - Jalan-jalan ke Yogyakarta tak lengkap jika belum mencicipi bakpia.
Bakpia adalah kue tradisonal yang berisi kacang hijau. Kudapan ini biasa
dijual sebagai buah tangan atau oleh-oleh. Terdapat banyak gerai bakpia
di Yogyakarta, salah satu yang terkenal adalah Bakpia Pathok 25
Ahmad Sudrajat, Supervisor Bakpia Pathok 25 kepada Kompas.com
(31/08/2021) menjelaskan bahwa mulanya Bakpia Pathok 25 bernama Bakpia
38. Lalu, pada tahun 1980-an nama tersebut berubah menjadi Bakpia Pathok
25
"Dulu, pada awal sekali Bakpia Pathok 25 itu namanya Bakpia 38,"jelas
Ahmad kepada Kompas.com. "Dibuatnya oleh generasi pertama yaitu mamanya
Pak Fishing, Tan Aris Nio,"pungkasnya.
Pemilihan nama Bakpia Pathok 25
Pemilihan angka 25 sendiri sebetulnya tak ada alasan khusus. Menurut Ahmad, angka tersebut dipilih karena dalam bahasa Jawa penyebutan 25 berbeda dengan angka 20-an lainnya. "Karena 25 itu dalam filosofi Jawa berbeda dengan angka lain.
Kalau 20 kan rongpuluh, selikur, rolikur,
telulikur, patlikur, nemlikur, pitulikur, wolulikir, songolikur. Kan
semua ada angka dasarnya, tapi kalau 25 bukan limolikur, tapi selawe.
Nah itulah yang mendasari pemilihan angka 25,"ungkap Ahmad.
Ahmad juga menambahkan bahwa pemilihan angka 25 bukanlah berdasarkan
hoki, tetapi lebih karena berbeda saja. "Bukan hokinya apa, tapi
kelihatannya asyik saja, selawe. Lain daripada yang lain,"tambahnya.
Perkembangan Bakpia Pathok 25
Mengenai sejarah awal, Ahmad mengatakan bahwa mulanya Bakpia 25 ini
tumbuh bersamaan dengan Bakpia 75. Meski demikian keduanya tidak
memiliki hubungan khusus. "Dulu kan namanya Bakpia 38.
Jadi, Bakpia 75
sama 38 ini munculnya hampir bersamaan," tutur Ahmad. "Walaupun tidak
ada hubungan kekeluargan, cuma memang dulu hampir bersamaan. Jadi, kita
tumbuh bersama-sama."
Hingga saat ini, Bakpia Pathok 25 sudah memiliki delapan gerai yang
tersebar di seluruh wilayah Yogyakarta. Selain itu pilihan menunya juga
makin bervariasi. "Jenis bakpia dulu cuma satu macam, kacang hijau saja.
Sekarang sudah ada 10 macam. Ada durian, cokelat, keju, dan banyak
lagi," jelas Ahmad.
Sejarah bakpia pathok
Mengutip dari "Kuliner Yogyakarta - Pantas Dikenang Sepanjang Masa" oleh
Murdijati Gardjito, dkk terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, bakpia
sebetulnya berasal dari China. Nama aslinya adalah tou luk pia yang
berarti kue pia kacang hijau. Sementara itu, bakpia mulai diproduksi di
kampung Pathuk Yogyakarta sekitar tahun 1948.
Dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa penemu pertama bakpia pathok
adalah Kwik Sun Kwok. Namun kala itu, bakpia masih diperdagangkan secara
eceran. Pengemasannya pun tanpa tag dan menggunakan besek.
Peminatnya juga masih sangat terbatas. Kemasan bakpia berlabel merek dagang mulai muncul sekitar tahun 1980. Sejak saat itulah, bakpia mulai dikenal di masyarakat.
Komentar
Posting Komentar