Mantan Pegawai Kantor Sukses di Tengah Pandemi Membuka 5 Cabang Kue Pancong
Jakarta - Menjadi pegawai kantoran dengan gaji tetap setiap bulan memang menjadi
dambaan para pencari kerja. Tapi, nasib tak selalu membawa kita pada
kemujuran. Ada saja pegawai kantoran yang akhirnya harus banting setir
dengan membuka usaha. Seperti Amri, pemilik kedai Pancong Ruang Rasa.
Niat awal dirinya membangun usaha ini sebenarnya tidak lain karena ingin
menambah pemasukan. Ia juga ingin membuat satu tempat yang menjual
makanan, sekaligus menjadi tempat nongkrong warga sekitar.
Dulu, Amri sempat bekerja sebagai pegawai kantoran. Kendati sejak tahun
2018, dia memutuskan untuk mulai mencoba hal baru, seperti mendirikan
bisnis kuliner. Tak disangka, berkat tekad, usaha gigih, serta
keberaniannya, Amri sekarang berhasil membuka 5 cabang Pancong Ruang
Rasa yang tersebar di wilayah Depok dan Bekasi.
Melihat kini penjualan makanan online semakin digandrungi, Amri word
play here mencoba beralih ke system tersebut dan memasarkan produknya
via platform electronic. Di tahun 2019, ia bergabung dengan GoFood
sebagai mitra usaha. Berawal dari langkah ini, tak disangka ia sukses
menjangkau pasar yang lebih luas.
Namun, bukanlah sebuah usaha bila tak ada pasang-surutnya. Mengutip
rilis yang diterima, Selasa (24/8), Amri juga pernah mengalami kendala
sebagai salah satu pelaku UMKM; terlebih saat pandemi pertama kali
melanda. Tetapi, itu tak membuat dirinya pasrah begitu saja, ia justru
mencari cara supaya usahanya tetap bisa eksis meski berada dalam situasi
yang kurang bersahabat.
Ia mengatakan, kunci bertahan selama pandemi yakni memanfaatkan platform
electronic sebaik mungkin. Melalui design pemasaran atau branding
digital, telah membantu Pancong Ruang Rasa miliknya tetap eksis.
Baginya, kini yang terpenting adalah memperkuat interaksi antara produk
dan pelanggan. Tak jarang pula Amri memoles kemasannya lebih baik lagi
guna menarik minat para pelanggan setianya.
"Dulu Pancong Ruang Rasa hanya pakai kotak styrofoam biasa, tapi
sekarang kami bisa sekaligus ambil hati pelanggan lewat pesan tulisan di
boks,
seperti 'Makan pancong, ingat kamu ... manisnya kelewatan'. Pesan
singkat ini banyak yang publishing di Instagram dan apresiasi usaha
yang kita buat,"ungkap Amri.
Bukan hanya dari tampilan product packaging saja, tentu dalam
menjalankan bisnis kuliner kamu harus memperhatikan soal kualitas rasa.
Begitu pula dengan kue pancong buatan Amri, dirinya berpendapat bahwa
produk yang berkualitas bakal mengundang pelanggan untuk memesan
kembali.
"Pelanggan akan menghargai upaya kita saat mereka mengingat upaya-upaya
kecil yang sudah kita lakukan, seperti menjaga kualitas makanan atau
minuman dan menambah varian food selection sesuai selera pelanggan.
Hal-hal ini yang terus saya jaga untuk meningkatkan kepuasan pelanggan,"lanjut laki-laki asal Depok itu.
Kegigihan, optimisme, dan kreativitas Amri membawanya perlahan ke titik
kesuksesan. Siapa sangka? Kalau ternyata, usaha camilannya membuahkan
hasil yang begitu peanut. Bukan hanya sebatas membuka beberapa cabang,
melainkan Amri kini mampu memberdayakan para anak yatim agar mereka juga
bisa mendapat sumber penghidupan di tengah kondisi yang sulit ini.
Ia ikut mensyukuri pula keputusannya bergabung bersama system ojek
online itu. Baginya, selama ini GoFood telah memberi fasilitas
mendukung, sehingga ia dapat terus meningkatkan kualitas produk. Amri
pun tak pernah melewatkan kesempatan belajar dan bertemu pelaku usaha
UMKM lain di Komunitas Companion GoFood (KOMPAG).
"Dari sini, banyak kesempatan terbuka dan saya semakin mantap
menjalankan usaha. Saya berharap, UMKM lain di luar sana juga berani
ambil kesempatan di ranah digital dan merasakan manfaat positifnya,"tutup Amri.
Komentar
Posting Komentar